Free Widgets

Jumat, 01 Oktober 2010

MANUSIA DAN SIMPANSE TIDAK TERLALU DEKAT

    Manusia mahluk yang amat unik,lebih dari yang kita duga selama ini,berdasarkan temuan terbaru yang membandingkan kode genetik (DNA)manusia dengan simpanse.Telah lama penelitian sejumlah ahli biologi molekuler menyimpulkan bahwa 98,5 persen DNA kita sama dengan simpanse,tetapi tampaknya itu tak benar.Faktanya,kode genetik simpanse tak sampai 95 persen yang sama dengan kita .Kesimpulan terbaru itu berasal dari penelitian Roy Britten,pakar biologi molekuler dari California Institute of Technology.

    Britten bersama sejawatnya Dave Kohne memulai penelitian itu sejak 10 tahun silam dengan membandingkan DNA manusia dan simpanse.Teknik yang mereka gunakan terhitung istimewa karena berhasil mengambil beberapa tipe variasi basa tunggal yang berbeda istimewa dari manusia dan simpanse.
    Mereka menemukan,ada rangkaian gen-gen tertentu yang tersisip dalam kode genetika manusia,tetapi tidak ditemukan pada simpanse.Demikian pula sebaliknya."Dengan kata lain terdapat kode genetik yang hilang,baik pada manusia maupun simpanse".kata Britten.Dia menduga "lenyapnya"kode genetika itu memberikan perbedaan lebih signifikan diantara keduanya pada tingkat genetik

    Britten menemukan total perbedaan antara manusia dan simpanse dalan rangkaian DNA itu diperkirakan mencapai 5,4 persen.Kendati begitu,dia mengakui bahwa membandingkan satu juta kode genetik yang telah dilakukannya dengan 3 miliar kode genetik yang sebenarnya terdapat pada simpanse dan manusia tidak bisa secara akurat mewakili keseluruhan gen masing-masing. Kendati begitu,Britten yakin bahwa 95 persen kesamaan kode genetik itu merupakan perhitungan yang mendekati sempurna."ini merupakan kesempatan untuk meneliti rangkaian gen pada manusia yang hingga kini belum sempurna".ungkap Britten pada jurnal science.Penelitian itu juga mengungkapkan bahwa sedikitnya perbedaan antara gen manusia dan simpanse itu menunjukkan manusia menjadi lebih mudah terserang penyakit menular."Fakta menunjukkan adanya daya tahan tubuh simpanse terhadap berbagai penyakit manusia seperti HIV/AIDS dan malaria"katanya sembari mengungkapkan ini pada akhirnya bisa digunakan untuk meneliti lebih lanjut gen pada primata itu.
    Kata Britten,"Semestinya manusia hanya berbagi 19 dari setiap 20 gen simpanse,dari yang diperkirakan selama ini(99-100 persen)."